PENGHARGAAN GELAR DOKTOR HONORIS CAUSA BAPAK SOEDJAI KARTASASMITA DARI USU

PENGHARGAAN GELAR DOKTOR HONORIS CAUSA BAPAK SOEDJAI KARTASASMITA DARI USU

29 May, 2024

PENGHARGAAN GELAR DOKTOR HONORIS CAUSA BAPAK SOEDJAI KARTASASMITA DARI USU

Ketua Umum Pembina Yayasan Museum Perkebunan Indonesia (MUSPERIN) Bapak Soedjai Kartasasmita mendapatkan gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari Universitas Sumatera Utara (USU). Bapak Soedjai Kartasasmita mendapat gelar Doktor HC di bidang Ilmu Pengembangan Bioteknologi Perkebunan pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Ia sendiri, dinilai memberikan kontribusi pada perkebunan Indonesia.

Pemberian penghargaan gelar Honoris Causa yang bertempat di  Gedung Digital Learning Center Building lantai 8, Universitas Sumatera Utara, Senin (27/5/2024), Bapak Soedjai Kartasasmita menyampaikan pidato Ilmiah berjudul, “Pembangunan Perkebunan sebagai Agent of Development Berkelanjutan”. Dalam pidato Ilmiahnya, Bapak Soedjai Kartasasmita banyak menjelaskan apa saja upaya pengembangan yang sudah diterapkan pada Perkebunan Indonesia.  Ia menyebut kuncinya ada di sumber daya manusia dan teknologi. Sumber pengetahuan dan teknologi berkembang di seluruh dunia dengan berbagai tingkatan kapasitas baik dalam konsep, temuan maupun penerapannya.

Pengalaman perkebunannya yang luas telah menempatkan Bapak Soedjai Kartasasmita di berbagai posisi penting di perkebunan sebagai Manajemen Perkebunan Besar Milik Negara dan Swasta, Pionir Konsep Plasma (A.l. Ophir di Sumatra Barat, 1980), serta merhabilitasi 42 pabrik gula di Jawa dan membangun 9 pabrik gula baru di Jawa, Sumatera, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan. Bapak Soedjai Kartasasmita juga menginisiasi membangun pabrik minyak makan yang berbahan baku kelapa sawit pada tahun 1977 sebagai solusi untuk mengatasi kekurangan bahan baku kelapa di saat kebutuhan akan minyak makan terus meningkat.

Di kesempatan ini, Ketua Promotor, Bapak Zulkifli Nasution menilai sosok Bapak Soedjai Kartasasmita sangat layak mendapatkan gelar ini sehubungan telah berjasa bagi sejarah perkebunan di Indonesia dan memiliki pemikiran yang maju walaupun sudah berada pada usia yang tidak muda lagi. "Pada masa IT belum menjadi kebutuhan utama seperti saat ini, beliau sudah memiliki pemikiran jauh ke depan sebagai contoh, pada tahun 1987 beliau pernah mempersentasikan sebuah judul an introduction to artificial intelegence yang diaplikasikan di bidang Education, Medicine, Agriculture, Project Management dan Management di depan Dr  Frank Huber dari Perusahaan Jerman LETT." Imbuhnya.

Bapak Dr. Hasril Hasan Siregar selaku mantan Direktur Pusat Penelitian Kelapa Sawit turut hadir dalam penganugerahan doktor kehormatan dan merupakan bagian dari Tim Pengusul Pemberian gelar Doktor Honoris Causa (Dr. HC) kepada Bapak Soedjai Kartasasmita. Bapak Hasril juga berkesempatan foto bersama dengan Bapak Ahmad S. Kartasasmita selaku putra dan yang sekaligus mewakili Bapak Soedjai Kartasasmita yang masih dalam perawatan Tim Dokter. Harapan PPKS-PT RPN terkait momen ini, semoga stakeholders lainnya dapat turut seta memberikan penghormatan dan penghargaan pada insan perkebunan yang telah berkontribusi positif untuk kemajuan riset dan industri kelapa sawit nasional.

Share Article:

Previous Post

Other News